PUISI PERSAHABATAN SEJATI

Oktober 22, 2011 pukul 6:32 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

PERSAHABATAN
melihat tawa n snyum kalian mengingatkan ku..
kan saat pertama kali kta brtemu..
aku mngenal klian tanpa sngaja…
mncoba akrab dgn klian ..
n akhrnya menjalin sbuah pershabatan…
kita selalu menjalani hari2 bersama2..
meskipun terkdang kita bertengkar ..
hnya karena sbuah hal..
ku tak pernah mnympan dendam d’htiku…
stelah beberapa waktu..
aku paham..
klian mempunyai kekurangan2..
yg bgiku kelebihan..
n q mempunyai kekurangan yg bgi klian adlah kelebihan..
karena toew..
kita slalu melengkapi satu sama lain..
kita slalu bersama layaknya sbuah kluarga..
Kalian slalu stia mnemaniku..
di saat q sdh…
klian hbur q dgn candamu..
di saat q bimbang..
klian membriku bnyak solusi..
di saat q mnangis..
klian rubah air mataku menjadi sbuah snyuman..
jika esok q tlah tiada..
maafkanlah smua ksalahanku..
klian adlah sosok yg sgt brart dlam hdup ku..
twa kalian slalu membuatku bhagia..
Karna itu…
kutempatkan..
“KEDUDUKAN SAHABAT JAUH DIATAS CINTA”
karena shbat lbih mngert arti dri stiap tetes air mata yg jtuh dri
mata kta..
n q ingin klian taw…
bahwa ..
“AKU BAHAGIA MEMPUNYAI SAHABAT SEPERTI KALIAN”
——————————————————

Oh, sahabat
Sahabat kau berikan semangat dalam hidup ini
Kau slalu ada untuk ku
Bersama dalam suka dan duka
Bersama dalam tangis dan tawa
Bersama dalam susah dan senang
Bersama melangkah seiring sejalan
Saat bersama mu
Dunia kembali ceria
Kaulah anugerah yang pernah ku miliki
Wahai sahabat ku maafkanlah
Jika ku pernah salah kepada mu
Semua itu karna perbuatan ku yang mungkin tak ku sengaja
Maafkan jika ku pernah luka’i hati mu
Sesungguhnya ku takut kehilangan mu
Ku takut akan semua itu
Ku takut kehilangan kasih sayang seorang sahabat
Ku takut kehilangan rasa persahabatan ini
Ku takut tak bisa lagi bersama mu
Maka izinkanlah aku tuk slalu ingin bersama mu
——————————————————

Mengapa…?

mengapa aku harus kehilangannya untuk kedua kalinya

kini aku tak mengerti…

hatiku kini retak,remuk,dan hancur…

dulu hatiku yang slalu senang saat bersamanya

kini hilang harapan itu

dia pergi…

pergi menghadap sang khaliq

seharusnya aku harus ikhlaskannya

tapi tak bisa,

air mataku trus mengalir,dan membasahi pipiku

sekarang,fikirku hanya bagaimana bisa menyusulnya

aku kehilangan jati diriku saat ini,karna dia…

aku hanya bisa menangis dan menagisinya,

menjerit dan rasa penyesalan yang dalam

mengapa ku tak nyatakan rasaku padanya ?

sekarang, yang didepanku hanya raga tanpa nyawa

Dia pergi,Dia pergi,tinggalkanku,hanya itu ucapku

dulu waktu aku ingin ungkapkan rasaku padanya

ternyata Dia sudah memiliki orang yang dicintainya…

haruskah kurusak itu ?

tak mungkin, kini dia telah sendiri, tanpa kekasih hati

dan hari ini, saat kuberencana ingin ucapkan rasaku

tiba-tiba aku dengar dia kecelakaan dan tewas ditempat

tak terlintas difikirku,wa hari ini akan menjadi hari kelabu bagiku
——————————————————

Mengapa…?

mengapa aku harus kehilangannya untuk kedua kalinya

kini aku tak mengerti…

hatiku kini retak,remuk,dan hancur…

dulu hatiku yang slalu senang saat bersamanya

kini hilang harapan itu

dia pergi…

pergi menghadap sang khaliq

seharusnya aku harus ikhlaskannya

tapi tak bisa,

air mataku trus mengalir,dan membasahi pipiku

sekarang,fikirku hanya bagaimana bisa menyusulnya

aku kehilangan jati diriku saat ini,karna dia…

aku hanya bisa menangis dan menagisinya,

menjerit dan rasa penyesalan yang dalam

mengapa ku tak nyatakan rasaku padanya ?

sekarang, yang didepanku hanya raga tanpa nyawa

Dia pergi,Dia pergi,tinggalkanku,hanya itu ucapku

dulu waktu aku ingin ungkapkan rasaku padanya

ternyata Dia sudah memiliki orang yang dicintainya…

haruskah kurusak itu ?

tak mungkin, kini dia telah sendiri, tanpa kekasih hati

dan hari ini, saat kuberencana ingin ucapkan rasaku

tiba-tiba aku dengar dia kecelakaan dan tewas ditempat

tak terlintas difikirku,wa hari ini akan menjadi hari kelabu bagiku
——————————————————

Bukan Atas apa atau dasar apa kita menjadi seorang sahabat

Tapi itu dari hati,,,,,

Ketulusan untuk berbagi dan membagi

Menyejukkan bukan membekukan,,,,

Menghangatkan bukan memberi rasa panas,,,

Sahabat adalah,,,

Seseorang yang paling tahu hal buruk dalam diri kita,,,

Seseorang yang selalu marah saat kita berbuat salah,,,

Seseorang yang selalu berusaha melukiskan senyum dibibir kita

Seseorang yang selalu meminjmkan bahu untuk bersandar

Persahabatan itu ibarat tangan dan mata

Saat tangan terluka mata menangis

Dan saat mata menangis tangan mengusap air mata
——————————————————

Ribuan jalan telah kita lewati
Berbagai rintangan telah kita lalui
Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun duka di hati

Semua bukanlah sekedar kenangn
Semua bukanlah sekedar renungan
Saat kita dalam kebersamaan
Dalam suka maupun pengorbanan

Namun, kita tlah tahu
Kita tak selamanya bersatu
Menempuh jalan hidup yang bertabur debu
Bertabur dedaunan yang tak pernah tersapu

Saat berpisah harus menyapa
Ku tak ingin kau teteskan air mata
Ku tak ingin kau berduka
Karena hati kita kan tetap bersama

Sahabatku tercinta!!
Inilah hidup
Kadang kita membuka
Suatu saat kita kan menutup

Sahabatku tercinta!!
Ku ingin kita kembali bersama
Di saat harta tak lagi berguna
——————————————————

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: